Qatar hingga Saudi Panggil Dubes Swedia usai Pembakaran Al Quran

- Editorial Team

Minggu, 23 Juli 2023 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bendera Qatar. (iStockphoto/Derek Brumby)

Ilustrasi Bendera Qatar. (iStockphoto/Derek Brumby)

Orbitimes.com, Indonesia – Sejumlah negara seperti Qatar, Iran, hingga Turki, memanggil duta besar Swedia di negaranya usai pembakaran Al Quran yang dilakukan imigran asal Irak, Salwan Momika, pada Kamis (20/7).

Momika melancarkan kembali aksinya di depan Kedutaan Besar Irak di Swedia. Sebelum ini, ia sempat membakar kitab suci umat Islam di depan Central Mosque di Stockholm.

Merespons tindakan berulang Momika, sejumlah komunitas internasional ramai-ramai mengecam Swedia. Beberapa negara bahkan memanggil duta besar Swedia di negara itu.

Qatar

Qatar memanggil Duta Besar Swedia di negara itu untuk memprotes penghinaan terhadap Alquran di Stockholm.

Dalam rilis resmi, Kementerian Luar Negeri Qatar menuntut pihak berwenang Swedia mengambil langkah signifikan.

“[Swedia perlu mengambil] semua tindakan yang diperlukan untuk menghentikan aksi memalukan ini,” demikian pernyataan Kemlu Qatar pada Jumat (21/7), seperti dikutip Reuters.

Arab Saudi

Arab Saudi juga memanggil kuasa usaha Swedia di Riyadh untuk menyampaikan protes usai insiden pembakaran Al Quran.

Selain itu, kerajaan mengecam tindakan Momika yang dianggap menodai kitab suci.

Iran

Iran jadi negara Muslim berikutnya yang mengikuti langkah Saudi dan Qatar.

Kementerian Luar Negeri Iran memanggil Duta Besar Swedia di Teheran pada Kamis (21/7).

“[Ini] untuk memprotes keras penodaan terhadap kitab suci Al Quran,” demikian rilis Kemlu Iran.

Irak

Irak sementara itu, meminta Duta Besar Swedia di Baghdad meninggalkan negara tersebut.

Keputusan itu muncul usai ratusan orang berkumpul di sekitar Kedutaan Besar Swedia di Baghdad memprotes insiden pembakaran kitab suci umat Muslim.

Sebelumnya, pemerintah Irak mengatakan bakal memutuskan hubungan diplomatik dengan Swedia jika ada insiden pembakaran Al Quran lagi.

Turki

Kementerian Luar Negeri Turki mengecam insiden pembakaran Al Quran dan menyebut sebagai “tindakan tercela.”

Mereka juga meminta Swedia “mengambil langkah tegas untuk mencegah tindakan kejahatan” melawan Islam.

Sumber : CNN INDONESIA

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tantangan Politik Luar Negeri Indonesia Pasca-Pemilu 2024
Korban Jiwa Kebakaran Hawaii Melonjak Jadi 67 Orang
Calon Presiden Ekuador Ditembak Mati saat Kampanye
Panggil Dubes Swedia dan Denmark Soal Pembakaran Al Quran, Kemlu RI: Indonesia Tegaskan Sikap
Senjata Makan Tuan! UU Deforestasi Bikin Rugi Eropa Sendiri
Xi Jinping Beri Pesan Khusus ke Jokowi di China, Soal Apa?
Putin Menggila! Aksi Balas Dendam Bikin Dunia ‘Kelaparan’
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terkait

Selasa, 12 Desember 2023 - 14:20 WITA

CACAT INTEGRITAS. Istri kapolsek kajang masuk jadi caleg 2024

Kamis, 17 Agustus 2023 - 14:09 WITA

DPC Kesatuan Pelajar Bone Gotong Royong Dengan Warga Ajangale Sukseskan HUT RI ke 78

Minggu, 13 Agustus 2023 - 18:32 WITA

Penyebab Dentuman di Sumenep Masih Misterius, Bakal Diteliti BMKG

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 13:57 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung dan Aniaya Ayah di Depok Diserahi Keuangan Bisnis Keluarga

Jumat, 11 Agustus 2023 - 10:40 WITA

Anies Usai MA Tolak PK Moeldoko: Anggap Hadiah Ulang Tahun untuk AHY

Selasa, 8 Agustus 2023 - 10:33 WITA

Gejolak Emosi Lukas Enembe Protes Disebut Berjudi

Selasa, 8 Agustus 2023 - 09:41 WITA

Mobil Pajero Sport Dipakai Anak Ugal-ugalan di Jalan, Pimpinan DPRD Sulsel Anggap Itu Hal Biasa

Minggu, 6 Agustus 2023 - 20:43 WITA

Viral Pengunjung Gori Artisan Coffee Joget-Joget Serikat Mahasiswa Pejuang Rakyat Angkat Bicara

Berita Terbaru

berita

Penegak hukum tidak bernyali dihadapan PT.Wisan petro energi

Selasa, 27 Feb 2024 - 13:01 WITA

Pemilu

PEMUDA MATTOANGING SIAP SUKSESKAN PEMILU DAMAI

Jumat, 9 Feb 2024 - 14:17 WITA

edukasi

PEMUDA BEKERJA MATTOANGIN SEJAHTERA

Selasa, 16 Jan 2024 - 19:49 WITA