Presiden Ukraina Zelensky Diduga Lari ke Polandia, Sembunyi di Kedubes AS

- Editorial Team

Sabtu, 5 Maret 2022 - 12:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengikuti wawancara Reuters di Kiev, Ukraina, 1 Maret 2022. Foto/REUTERS

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengikuti wawancara Reuters di Kiev, Ukraina, 1 Maret 2022. Foto/REUTERS

Makassar, orbitimes.com – Anggota parlemen oposisi Ukraina Ilya Kiva mengklaim Presiden Volodymyr Zelensky “bergegas” melarikan diri ke Polandia dan bersembunyi di Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di sana.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya mengatakan dia tidak meninggalkan ibu kota negara itu, Kiev, saat operasi militer Rusia berlangsung di Ukraina untuk “demiliterisasi dan de-Nazifikasi”.

“Di sinilah dia akan terus memanfaatkan Tentara Ukraina dan warga sipil sambil membuat perintah gila yang menelan ribuan nyawa manusia,” ujar Kiva dalam pesan video di saluran Telegram.

Presiden Ukraina maupun Kedutaan Besar AS di Polandia tidak mengomentari klaimnya.

Sebelumnya, Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin juga menegaskan Zelensky melarikan diri dari Ukraina dan menuju ke Polandia.

“Zelensky meninggalkan Ukraina. Deputi Rada Verkhovna mengatakan bahwa mereka tidak dapat menemuinya di Lvov,” tulis dia di saluran Telegram.

“Dia sekarang di Polandia”. Tak lama setelah pernyataan Volodin, Verkhovna Rada menegaskan Zelensky tidak meninggalkan Ukraina dan tetap di Kiev.

Beberapa negara Barat telah menyatakan keprihatinan sehubungan dengan keselamatan Zelensky.

Khususnya, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan Paris siap “membantunya jika perlu”. Dilaporkan juga bahwa Amerika Serikat menawarinya evakuasi, tetapi Zelensky menolak.

Laporan bahwa Zelensky meninggalkan ibukota Ukraina muncul awal pekan lalu, dengan sang presiden membantahnya dan memposting beberapa pesan video di mana dia mengatakan dia tetap di Kiev.

Pada akhir Februari, Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina dengan tujuan “demiliterisasi dan de-Nazifikasi” negara itu.

Operasi dimulai setelah permintaan bantuan dari Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk. Setelah dimulainya operasi, gelombang besar sanksi anti-Rusia diterapkan Barat.

 

Sumber: Sindonews.com

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Friksi Yenny Wahid-Cak Imin Berlanjut, Anies Kembali Didesak Deklarasi Bakal Cawapres, PAN-Golkar Merapat ke Prabowo
NasDem dan Anies Klaim Tak Terganggu Koalisi Besar Prabowo
Prabowo Tak Mau Kecewakan Koalisi Gerindra-PAN-PKB-Golkar
Gibran Optimistis Elektabilitas Ganjar Bakal Naik Usai Umumkan Cawapres
Mencuat Isu ‘Jika Sandiaga Tak Cawapres’, Puan Bilang Begini
Soal Cawapres Anies Baswedan, Sudirman Said Sambut Baik Pernyataan Yenny Wahid
Adik Kandung dan Ipar Raffi Ahmad Langsung Nyaleg di Jabar Usai Gabung PAN
Ikut Apel Siaga PKS Sumbar, Anies Baswedan Bertekad Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Kamis, 21 September 2023 - 12:29 WITA

Oknum polisi terlibat dalam pengedaran narkoba Aliansi masyarakat bersatu angkat bicara

Selasa, 8 Agustus 2023 - 12:21 WITA

Ketua Umum PB HPMT Angkat Bicara Persoalan Polemik di Kabupaten Jeneponto

Sabtu, 15 Juli 2023 - 03:24 WITA

Anas Urbaningrum Resmi Jadi Ketua Umum PKN Secara Aklamasi

Jumat, 14 Juli 2023 - 01:16 WITA

Erick Thohir Adukan Podcast Tempo ke Dewan Pers

Kamis, 13 Juli 2023 - 23:44 WITA

PKB Klaim Prabowo Sulit Menang di Jatim Jika Cawapres Bukan Cak Imin

Kamis, 13 Juli 2023 - 10:34 WITA

30 Guru Ikuti Seleksi Beasiswa Pascasarjana ITB dari Pemkab Serang

Rabu, 12 Juli 2023 - 10:50 WITA

Kode Suap Sekretaris MA: Suntikan Dana hingga Jalur Atas Bawah

Rabu, 12 Juli 2023 - 10:46 WITA

Serangan Bom Tewaskan 3 Polisi di Meksiko, 10 Orang Terluka

Berita Terbaru

Pemilu

PEMUDA MATTOANGING SIAP SUKSESKAN PEMILU DAMAI

Jumat, 9 Feb 2024 - 14:17 WITA

edukasi

PEMUDA BEKERJA MATTOANGIN SEJAHTERA

Selasa, 16 Jan 2024 - 19:49 WITA