banner 728x250

Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Bisa Menjadi Pilihan Melanjutkan Studi

  • Share
Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Foto/Dok/IPDN

Makassar, Orbitimes.com- Bagi para lulusan SMA dan sederajat pilihan untuk melanjutkan studi itu tidak hanya terbatas ke perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun perguruan tinggi swasta (PTS) saja.

Ada satu pilihan lagi yang tidak boleh dilewatkan yakni mendaftar ke sekolah kedinasan. Sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang dikelola oleh institusi pemerintah.

Seperti STAN yang dikelola Kementerian Keuangan, IPDN yang dikelola Kementerian Dalam Negeri hingga STSN yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara.

Jurusan yang disediakan di sekolah kedinasan itu bervariasi. Misalnya, jika suka dengan bidang kemaritiman bisa saja mendaftar ke STIP Jakarta. Atau jika ingin menjadi tenaga profesional di bidang perhubungan bisa mendaftar ke beberapa sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan.

Namun sama halnya dengan memilih jurusan di kampus negeri atau pun swasta, sesuaikan pilihan sekolah kedinasan dengan minat dan bakat masing-masing agar bisa mencapai hasil maksimal selama menempuh studi.

Melansir laman Ruangguru di ruangguru.com. berikut ini delapan sekolah kedinasan yang bisa dijadikan pilihan untuk melanjutkan studi setelah lulus SMA/SMK.

1. PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)

PKN STAN adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan RI yang menyelenggarakan Program Studi Diploma di Bidang Keuangan Negara. Dulunya, sekolah ini dikenal dengan nama STAN sampai akhirnya pada tahun 2015, STAN secara resmi berubah nama menjadi PKN STAN.

Sekolah yang berlokasi di Bintaro Jaya, Banten ini memiliki 4 jurusan yang bisa dipilih bagi kalian yang tertatik di bidang keuangan negara.

2. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)

IPDN adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampusnya pun tersebar di beberapa daerah di Indonesia, antara lain yaitu Jakarta, Sumbar, Sulsel, Sulut, NTB, Papua, Kalbar dan Riau.

3. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)

STSN diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan merupakan satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia.

4. POLTEKIP (Politeknik Pemasyarakatan) dan POLTEKIM (Politeknik Imigrasi)

Poltekim dan Poltekip adalah sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Poltekip didirikan karena adanya perubahan perlakuan terhadap pelanggar hukum menjadi pemasyarakatan. Oleh sebab itu, dibutuhkan SDM yang berkualitas yang dilatih melalui Poltekim.

5. STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)

STIN adalah sekolah kedinasan yang ada di bawah naungan Badan Intelijen Negara. Tujuan STIN adalah menyelenggarakan pendidikan akademik di bidang intelijen dan dapat menyelenggarakan pendidikan profesi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. STIN membuka program S1 dengan dua jurusan yaitu Agen Intelijen dan Analisis Intelijen.

6. Politeknik Statistika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dulunya bernama Akademi Ilmu Statistik (AIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sekolah yang berlokasi di Jakarta Timur

7. STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia No 35/2014, STMKG berada di bawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sekolah ini bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan berwawasan global di bidang meteorologi, klimatologi, geofisika serta instrumentasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

8. Sekolah Tinggi, Poltek, dan Akademi

Kemenhub Kementerian Perhubungan membuka 11 sekolah untuk calon taruna. Sekolah ini bertujuan menghasilkan taruna yang profesional dalam bidang transportasi.

sumber:sindonews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.