Prodi S1 dan S2 Pendidikan Sosiologi UNIMERZ Gelar Kuliah Pakar ‘Revitalisasi Peran Pendidik dalam Konstruksi Merdeka Belajar

- Editorial Team

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Orbitimes.com – Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky (Unimerz) menyelenggarakan Kuliah Pakar di ruang rapat Politeknik Kesehatan Megarezky, pada Jumat (17/5/2024).

Kegiatan yang mengusung tema Revitalisasi Peran Pendidik Dalam Konstruksi Merdeka Belajar’ menghadirkan pembicara langsung dari Universitas Halu Oleo Kendari yakni Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Pd.

Turut hadir pada kegiatan ini yakni, Wakil Rektor III Unimerz; Dr. Jalal, M.Pd, Wakil Rektor IV; Dr. Hj. Arfenty Amir, S.Pd., M.Pd, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); Dr. Abdul Malik, S.Ag., M.Si, Ketua dan Sekretaris Prodi S1 Pendidikan Sosiologi, para Dosen lingkup FKIP Unimerz, dan para mahasiswa Pendidikan Sosiologi baik dari jenjang S1 ataupun S2.

Dalam sambutannya, Dr. Jalal, M.Pd mengucapkan terima kasih atas kehadiran pemateri yang telah Sudi membagikan ilmunya untuk mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Si telah mau memberikan ilmu kepada kami. Meskipun masih muda, tapi beliau ini sudah sangat banyak karyanya,” ungkap Ketua PPs Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky itu.

“Mudah-mudahan anandaku semua bisa mencermati apa yang disampaikan oleh pemateri, dan bisa menjadi penambah wawasan kita terkait apa itu kampus merdeka,” pungkasnya.

Universitas Megarezky
BERITA
Prodi S1 dan S2 Pendidikan Sosiologi UNIMERZ Gelar Kuliah Pakar ‘Revitalisasi Peran Pendidik dalam Konstruksi Merdeka Belajar’
Mei 17, 2024 | Berita Universitas, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Pascasarjana

Program Studi S1 dan S2 Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky (Unimerz) menyelenggarakan Kuliah Pakar di ruang rapat Politeknik Kesehatan Megarezky, pada Jumat (17/5/2024).

Kegiatan yang mengusung tema Revitalisasi Peran Pendidik Dalam Konstruksi Merdeka Belajar’ menghadirkan pembicara langsung dari Universitas Halu Oleo Kendari yakni Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Pd.

Turut hadir pada kegiatan ini yakni, Wakil Rektor III Unimerz; Dr. Jalal, M.Pd, Wakil Rektor IV; Dr. Hj. Arfenty Amir, S.Pd., M.Pd, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); Dr. Abdul Malik, S.Ag., M.Si, Ketua dan Sekretaris Prodi S1 Pendidikan Sosiologi, para Dosen lingkup FKIP Unimerz, dan para mahasiswa Pendidikan Sosiologi baik dari jenjang S1 ataupun S2.

Dalam sambutannya, Dr. Jalal, M.Pd mengucapkan terima kasih atas kehadiran pemateri yang telah Sudi membagikan ilmunya untuk mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Si telah mau memberikan ilmu kepada kami. Meskipun masih muda, tapi beliau ini sudah sangat banyak karyanya,” ungkap Ketua PPs Pendidikan Sosiologi Universitas Megarezky itu.

“Mudah-mudahan anandaku semua bisa mencermati apa yang disampaikan oleh pemateri, dan bisa menjadi penambah wawasan kita terkait apa itu kampus merdeka,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Pemateri membeberkan adanya 3 pandangan dalam melihat hakikat merdeka belajar, diantaranya yakni dari sisi ontologi (Kompleksitas Humanis), Epistemologi (Partisipatoris -Kritis) dan Aksiologi (Emansipatoris Transformatif).

“Hakikat Merdeka Belajar bisa dilihat dari aspek ontologi, epistemologi dan Aksiologi. Ontologi (kompleksitas humanis) melihat manusia dalam konteks peserta didik yang memiliki kompleksitas, latar belakang sosial, ekonomi, budaya, cita-cita beragam dll. Sementara, dari sisi Epistemologi (Partisipatoris -Kritis) artinya tidak bisa satu arah, jadi semua pihak berperan aktif, seperti guru ke siswa, siswa ke guru dan siswa ke siswa. Beberapa yang dapat dilakukan yakni, refleksi, dialog dan observasi). Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran intransitif, semi intransitif, naif dan kritis mahasiswa,” jelasnya di hadapan para mahasiswa.

“Aksiologi (Emansipatoris Transformatif) melihat arah secara global, mengangkat harkat dan martabat manusia. Pendidikan kebebasan, membuat siswa memiliki sikap kemandirian berpikir dan kemandirian dalam menyalurkan bakat dan keterampilan. Outputnya menghasilkan pendidikan yang membebaskan atau membuat siswa mandiri, sesuai apa yang mereka inginkan,” imbuhnya.

Terakhir, ia juga menyebutkan adanya 5 prinsip dasar Merdeka Belajar yakni Insklusif (menerima pandangan atau tanggapan pihak lain), Dialogis , Kontekstual, Kemitraan, dan Keberdayaan.

Facebook Comments Box

Editor : Reski

Berita Terkait

DEMISIONER : MENDESAK POLSEK MANGGALA MENINDAK LANJUTI KASUS PENGEROYOKAN
MENGHADIRKAN KAPOLRESTABES, DENTTECH COMMUNITY SUKSES MENYELENGGARAKAN KEGIATAN “DIALOG INTERAKTIF
POLITIK DINASTI DIGENCARKAN; REFORMASI DIPECUNDANGI
Oknum polisi terlibat dalam pengedaran narkoba Aliansi masyarakat bersatu angkat bicara
Sekda Kabupaten Gowa Melanggar Kode Etik ASN/PNS Koalisi Mahasiswa Pemerhati Pemerintah Gelar Demonstrasi
GEMPAR Resmi Laporkan SPBU Yang Diduga Terlibat Dalam Sindikat Mafia Minyak di Kabupaten Bone
Polda Sulsel Endus Indikasi Dugaan Korupsi pada Pembangunan Gedung Pascasarjana UINAM
Polda Sul-Sel Lemah Dalam Mengatasi Kasus Yang Ada Di Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Selasa, 12 Desember 2023 - 14:20 WITA

CACAT INTEGRITAS. Istri kapolsek kajang masuk jadi caleg 2024

Kamis, 17 Agustus 2023 - 14:09 WITA

DPC Kesatuan Pelajar Bone Gotong Royong Dengan Warga Ajangale Sukseskan HUT RI ke 78

Minggu, 13 Agustus 2023 - 18:32 WITA

Penyebab Dentuman di Sumenep Masih Misterius, Bakal Diteliti BMKG

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 13:57 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung dan Aniaya Ayah di Depok Diserahi Keuangan Bisnis Keluarga

Jumat, 11 Agustus 2023 - 10:40 WITA

Anies Usai MA Tolak PK Moeldoko: Anggap Hadiah Ulang Tahun untuk AHY

Selasa, 8 Agustus 2023 - 10:33 WITA

Gejolak Emosi Lukas Enembe Protes Disebut Berjudi

Selasa, 8 Agustus 2023 - 09:41 WITA

Mobil Pajero Sport Dipakai Anak Ugal-ugalan di Jalan, Pimpinan DPRD Sulsel Anggap Itu Hal Biasa

Minggu, 6 Agustus 2023 - 20:43 WITA

Viral Pengunjung Gori Artisan Coffee Joget-Joget Serikat Mahasiswa Pejuang Rakyat Angkat Bicara

Berita Terbaru

berita

Penegak hukum tidak bernyali dihadapan PT.Wisan petro energi

Selasa, 27 Feb 2024 - 13:01 WITA

Pemilu

PEMUDA MATTOANGING SIAP SUKSESKAN PEMILU DAMAI

Jumat, 9 Feb 2024 - 14:17 WITA

edukasi

PEMUDA BEKERJA MATTOANGIN SEJAHTERA

Selasa, 16 Jan 2024 - 19:49 WITA